Langsung ke konten utama
PRINSIP - PRINSIP GEOGRAFI 
 1. Prinsip Persebaran, untuk menelaah gejala geografi yang tersebar dipermukaan bumi secara tidak sama, dan tidak merata, baik bentang gejala fisik maupun biotiknya. Contoh : Persebaran flora dan fauna, persebaran penduduk, bentang alam dan lain sebagainya.
 2. Prinsip Interelasi (keterkaitan) , untuk menelaah hubungan yang saling terkait antara gejala yang satu dengan gejala yang lain dalam suatu ruang. Contoh: Letak garis lintang dapat memengaruhi iklim, gerakan penghijauan dapat mencegah banjir dan tanah longsor, kepadatan penduduk memengaruhi pembangunan disegala bidang , dan lain sebagainya.
 3. Prinsip Deskripsi, untuk memberikan penjelasan lebih jauh tentang gejala-gejala dimuka bumi yang diamati. Contoh : Disini dapat kita kaji lebih jauh, misalnya apakah hujan itu?, bagaimana hujan dapat terjadi?, apa manfaat hujan?, dan seterusnya. Oleh karena itu, dalam memberikan penjelasan dapat disajikan dengan tulisan, diagram, grafik, tabel, gambar atau peta, dan lain sebagainya. 
4. Prinsip Korologi, untuk meelaah gejala, fakta, maupun permasalahan, yang ada disuatu tempat yang ditinjau dari persebarannya, interelasinya, interaksinya dan integrasinya dalam ruang tertentu. Contoh : bagaimana persebaran hujan di Indonesia?, mengapa hujan dikawasan Indonesia bagian barat lebih banyak dibanding dengan yang ada dikawasan Indonesia bagian timur?, apa hubungan hujan dengan jenis-jenis tanaman? , apa
manfaat hujan bagi kehidupan manusia?, dan seterusnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Please visit my channel klik link here https://youtu.be/yP3XZbuNw54
KONSEP GEOGRAFI adalah rancangan atau gambaran dari objek, proses, atau apa pun yang berkaitan dengan ilmu geografi. KONSEP GEOGRAFI merupakan unsur yang penting dalam memahami fenomena atau kejadian geografi ( alam dan sosial ). Penjelasan KONSEP GEOGRAFI selalu berkaitan dengan persebaran, hubungan, fungsi, bentuk, pola, dan proses terjadinya. KONSEP GEOGRAFI menurut hasil Seminar Lokakarya Ikatan Geografi Indonesia (Semlok IGI) di Semarang tahun 1988 terdiri atas 10 konsep, yaitu: 1. Lokasi Lokasi adalah letak atau tempat dimana copy paste fenomena geografi terjadi. Konsep lokasi dibagi menjadi dua yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif. a. Lokasi Absolut Lokasi absolut adalah letak atau tempat yang dilihat dari garis lintang dan garis garis bujur (garis astronomis). Lokasi absolut keadaannya tetap dan tidak dapat berpindah letaknya karena berpedoman pada garis astronomis bumi. Pebedaan garis astronomis menyebabkan perbedaan iklim (garis lintang) dan p...
SEJARAH PERKEMBANGAN MUKA BUMI Menurut para ahli geologi, sebenarnya pelebaran alur-alur dasar samudera, gerakan - gerakan benua, pola seismik dunia, dan pola kegiatan vulkanik merupakan bagian dari satu desakan energi dari perut bumi. Permukaan planet bumi terdiri dari enam bentangan besar lempeng benua yang bersifat keras, tetapi sebenamya tipis bila dibanding dengan ukuran bola bumi. Ukuran yang paling tebal pada benua-benua itu tidak mencapai 150 km. Lempeng - lempeng benua itu saling bergeseran. Gerakan-gerakan pergeseran kerak bumi ini juga disebabkan oleh desakan hebat dari energi yang dikeluarkan oleh perut bumi. Benua Asia terdiri dari tiga lempeng benua yang besar, yaitu Eurasia, Pasifik, dan India. Eurasia merupakan lempeng yang paling besar dan relatif statis, sedangkan lempengan Pasifif dan India terus menerus bergerak, menggeser ke arah barat laut (Pasifik), dan utara (India). Gerakan-gerakan "tabrakan" ini menghasilkan jajaran pulau-pulau dan j...